Kamis, 22 Juni 2023

Tetaplah Bersukacita

Habakuk 3:17

Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
Habakuk 3:17-18
Hai saaudaraku, tetaplah berdiri teguh. Walau semua hal baik yang kita kerjakan seolah tak membuahkan hasil, pelayanan kita tak dihargai bahkan kebenaran yang kita sampaikan ditolak. Tetaplah memberitakan injil, tetaplah berbuat kebaikan, tetaplah melayani dengan penuh ketulusan, tetaplah melakukan firmanNya dalam Kesetiaan. Sebab kesetiaan itu mengandung janji. Tetap beritakan keselamatan sebagai amanat agung dari Allah. Yohanes 28:19-20 Selanjutnya, Allah sendiri yang akan menentukan hasilnya.
Selamat hari Senin
Damai sejahtera Allah menyertai kita semua. Amin🙏🌸😇✝️


Kualitas Seorang Pelayan Tuhan

Pada waktu kita berhadapan dengan Tuhan secara pribadi, itulah saat di mana kita memiliki hubungan yang sangat intim dengan Tuhan dan hal ini tak bisa diungkapkan dengan kata2.
Seorang pelayan Tuhan yang memiliki perjumpaan dengan Tuhan dan melakukan pelayanan secara pribadi dengan Tuhan dalam bentuk penyembahan yang benar dari hati ke hati, dia akan: -memiliki "Tuhan" yang nampak dari getar ketulusan doanya, -kedalaman kuasa dalam pemberitaan firmanNya,
-kasihnya yang tulus kepada sesama, dan
-kuasa dalam pelayanan ketika menghadapi kuasa kegelapan dengan berbagai bentuk manifestasinya.
Bagaimana pun "kualitas" seorang pelayan Tuhan atau jemaat Tuhan yang selalu mengalami perjumpaan dengan Tuhan setiap hari, akan terpancar jelas dlm kehidupan kerohanian dalam berbagai hal (tutur kata dan perilakunya yang semuanya itu akan mengarah kepada nilai dan level kesuciannya)
Amin.
Semangat Senin penuh berkat.😇❤️
Tuhan Yesus memberkati.✝️🙏😇


Tetaplah Rendah Hati

Bila banyak orang membencimu hanya karena kamu memiliki banyak kelebihan, janganlah kamu heran.
Itu tandanya mereka telah "menyerah" sebelum berperang.
Bersyukur saja. Kasih Tuhan lebih penting daripada kasih manusia. Karena kasih manusia mudah berubah dan bahkan penuh kepura-puraan.
Tetaplah rendah hati.
Sebab janji Tuhan lebih penting daripada menanggapi mereka yang hanya bisa mencari-cari kesalahan dan membencimu tanpa alasan.
Mazmur 37:11
Tetapi orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah.
Haleluya...🙋
Amen🙏✝️🌸


Berharaplah Hanya Kepada Tuhan · "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!" (Yeremia 17:5). Boleh saja minta pertolongan bantuan atau bantuan dari orang lain, tapi bukan berarti kita boleh mengandalkan manusia atau berharap penuh kepada manusia, sebab bagaimana pun manusia tak lebih dari alat yang dipakai Tuhan. Kadangkala Tuhan memakai seseorang atau menggerakkan hati seseorang untuk menolong, karena itu kita harus belajar menghormati, menghargai dan tidak lupa berterima kasih kepada orang yang menolong kita itu. Tetapi kita harus memahami benar bahwa pertolongan dan mujizat bagi kita bukan datang dari manusia, tapi Tuhan yang bekerja di dalamnya. Mengapa Tuhan memperingatkan kita untuk tidak mengandalkan manusia? Karena kekuatan dan kemampuan manusia sangat terbatas, dan hati manusia cenderung mudah sekali berubah. Tak ingin merasakan kekecewaan? Berhentilah berharap dan mengandalkan manusia! Karena ketika kita mulai mengandalkan manusia, kita akan sepenuhnya di bawah kendali manusia. Ingat, sumber pertolongan dan sumber keberhasilan kita adalah Tuhan, bukan manusia! Tidak ada pilihan lain selain kita harus hidup mengandalkan Tuhan! Alkitab menyatakan bahwa orang yang hidup mengandalkan Tuhan adalah orang yang diberkati, ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang tidak kuatir akan tahun kering dan takkan berhenti berbuah (Yeremia 17:7-8). God bless you all my friends...😇✝️🙏👌🌷








 Amsal 3:5-6

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri dalam segala lakumu akuilah Dia, dan Ia akan meluruskan jalanmu."
Kita mungkin menghadapi jalan buntu hari ini, namun kita harus percaya bahwa Tuhan yang telah melakukan hal yang spektakuler terhadap bangsa Israel pada waktu itu, adalah Tuhan yang sama dengan Tuhan yang kita miliki sekarang. Dia bisa melihat jalan yang sama sekali tidak kita ketahui. Tentang berkat ataupun tentang malapetaka sekalipun. Jika kita percaya kepada Tuhan dan terus melangkah dalam iman bahkan di saat kita berada dalam lembah kekelaman dan tidak dapat melihat ada jalan sekalipun. Maka Ia akan membuka jalanNya bagi kita dan memberikan damai sejahtera yang kita butuhkan dalam menghadapi situasi sulit dan mencekam ini.
HAVE A BIG FAITH IN OUR BIG GOD !!
Tuhan Yesus Memberkati kita semua.....
Haleluya😇🙏✝️🙋🎀🌸

TETAPLAH PERCAYA ATAS KEMAHAKUASAAN ALLAH

 


TETAPLAH PERCAYA ATAS KEMAHAKUASAAN ALLAH
Mazmur 62:8
Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita.
Yesaya 46:4 Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Tiga Alasan Mengapa Kita Harus Percaya Sepenuhnya Kepada Kemahakuasaan Allah.
1.Karena Tuhan akan memelihara hidup kita saat kita menyerahkan hdp kita kpdNya.
(2 Tesalonika 3:3) 2 Tesalonika 3:3 (TB) Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.
2. Karena Tuhan akan menjaga kita. Mazmur 121:5-8 TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.
3. Karena Tuhan itu penolong kita.
Ibrani 13:5+6 Ibrani 13:5-6 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"
Khotbah Minggu ⛪ 26 Juli 2020
Oleh Bpk Pdt Firman Hartadi
Salam damai sejahtera selalu dan Tuhan Yesus memberkati.✝️♥️🙏🌷

Berharaplah Hanya Kepada Tuhan

 

"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!" (Yeremia 17:5).
Boleh saja minta pertolongan bantuan atau bantuan dari orang lain, tapi bukan berarti kita boleh mengandalkan manusia atau berharap penuh kepada manusia, sebab bagaimana pun manusia tak lebih dari alat yang dipakai Tuhan. Kadangkala Tuhan memakai seseorang atau menggerakkan hati seseorang untuk menolong, karena itu kita harus belajar menghormati, menghargai dan tidak lupa berterima kasih kepada orang yang menolong kita itu. Tetapi kita harus memahami benar bahwa pertolongan dan mujizat bagi kita bukan datang dari manusia, tapi Tuhan yang bekerja di dalamnya. Mengapa Tuhan memperingatkan kita untuk tidak mengandalkan manusia? Karena kekuatan dan kemampuan manusia sangat terbatas, dan hati manusia cenderung mudah sekali berubah.
Tak ingin merasakan kekecewaan? Berhentilah berharap dan mengandalkan manusia! Karena ketika kita mulai mengandalkan manusia, kita akan sepenuhnya di bawah kendali manusia. Ingat, sumber pertolongan dan sumber keberhasilan kita adalah Tuhan, bukan manusia! Tidak ada pilihan lain selain kita harus hidup mengandalkan Tuhan! Alkitab menyatakan bahwa orang yang hidup mengandalkan Tuhan adalah orang yang diberkati, ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang tidak kuatir akan tahun kering dan takkan berhenti berbuah (Yeremia 17:7-8).
God bless you all my friends...😇✝️🙏👌🌷

MAKNA KETENANAGAN HIDUP MENURUT ALKITAB - Renungan Firman Tuhan


 

Shallom saudaraku di dalam Tuhan Yesus Kristus di manapun Anda berada. Apa kabar? Saat ini mari kita merenungkan Firman Tuhan bersama-sama dengan tema Makna Ketenangan Hidup Menurut Alkitab.

 

Dalam Alkitab, ketenangan hidup sering kali dikaitkan dengan hubungan yang baik antara manusia dengan Allah. Beberapa ayat di Alkitab mengajarkan tentang ketenangan yang diperoleh melalui iman, keyakinan, dan ketaatan kepada Allah. Berikut ini adalah beberapa aspek penting mengenai ketenangan hidup menurut Alkitab:

 

Ketenangan melalui iman: Alkitab mengajarkan bahwa iman kepada Allah adalah sumber ketenangan yang penting. Ketika seseorang memiliki iman yang kokoh dalam Allah, dia percaya bahwa Allah memiliki kekuasaan penuh atas segala sesuatu dan mengatur segala sesuatu sesuai dengan rencana-Nya yang sempurna. Iman ini memberikan ketenangan dalam menghadapi tantangan, kekhawatiran, dan ketidakpastian dalam hidup.

Contoh ayat: "Tetapi orang benar akan hidup oleh imannya." (Habakuk 2:4)

 

Ketenangan melalui doa: Alkitab mengajarkan pentingnya doa dalam mencari ketenangan. Dalam doa, seseorang dapat memberikan kekhawatiran dan kebutuhan kepada Allah, serta memohon damai sejahtera dan bimbingan-Nya. Allah berjanji untuk mendengar doa-doa yang tulus dan memberikan ketenangan kepada mereka yang datang kepada-Nya dalam doa.

Salah satu ayat Alkitab yang berbicara tentang ketenangan hidup adalah Filipi 4:6-7, yang berbunyi:

 

"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala sesuatu keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Dan damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."

 

Ayat ini mengajarkan kita untuk tidak terlalu merasa cemas atau khawatir tentang segala hal dalam hidup kita. Sebagai gantinya, kita diingatkan untuk membawa segala kekhawatiran, keinginan, dan permohonan kita kepada Allah melalui doa, sambil menyertai ucapan syukur. Allah menjanjikan damai sejahtera-Nya yang melampaui pemahaman manusia akan menjaga hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus.

 

Ayat ini mengajarkan bahwa ketenangan hidup bukanlah hasil dari usaha kita sendiri, tetapi datang dari Allah. Ketika kita menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya melalui doa, kita dapat merasakan ketenangan dan damai sejahtera-Nya yang melindungi hati dan pikiran kita dari kecemasan dan kegelisahan.

 

Hal ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi kesulitan, tantangan, atau kekhawatiran dalam hidup, kita dapat mencari ketenangan dan kepercayaan dalam Allah. Dalam hubungan kita dengan-Nya, kita dapat menemukan ketenangan yang melebihi pemahaman manusia dan menjaga hati serta pikiran kita di dalam Kristus Yesus.

 

Selain ayat tersebut, masih banyak ayat-ayat lain dalam Alkitab yang berbicara tentang ketenangan hidup. Dalam pencarianmu akan renungan Alkitab yang lebih khusus, kamu bisa mempelajari lebih banyak ayat-ayat yang berbicara tentang ketenangan hidup dan merenunginya dalam konteks kehidupanmu.

 

Ketenangan melalui ketaatan kepada Allah: Alkitab mengajarkan bahwa ketaatan kepada ajaran dan perintah Allah membawa ketenangan hidup. Ketika seseorang hidup sesuai dengan kehendak Allah, dia mengalami kedamaian dalam hati dan pikiran. Mengabaikan dosa dan hidup dalam ketaatan membawa sukacita dan ketenangan yang berasal dari hubungan yang benar dengan Allah.

Contoh ayat: "Biarlah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu. Sebab itulah juga yang dipanggil Allah dalam satu tubuh, dan bersyukurlah." (Kolose 3:15)

 

Ketenangan melalui pengharapan kepada Allah: Alkitab mengajarkan bahwa ketenangan hidup dapat ditemukan dalam pengharapan kepada Allah. Mengandalkan Allah dalam segala hal dan percaya bahwa Dia akan memelihara, melindungi, dan memberkati umat-Nya memberikan ketenangan sejati yang tidak bergantung pada keadaan atau situasi.

Contoh ayat: "Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal." (Yesaya 26:4)

 

Dalam keseluruhan, Alkitab mengajarkan bahwa ketenangan hidup dapat ditemukan melalui iman, doa, ketaatan, dan pengharapan kepada Allah. Hubungan yang dekat dengan Allah dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya membawa kedamaian dan ketenangan yang melebihi pemahaman manusia.

 

Alkitab, sebagai kitab suci bagi umat Kristen, mengandung banyak pengajaran tentang ketenangan hidup. Berikut adalah beberapa deskripsi tentang ketenangan hidup menurut Alkitab:

 

Ketenangan melalui iman: Alkitab mengajarkan bahwa iman kepada Tuhan Yesus Kristus memberikan ketenangan hidup. Ketika seseorang percaya dan mengandalkan Tuhan sepenuhnya, ia dapat merasakan kedamaian yang melebihi pemahaman manusia (Filipi 4:6-7). Ketika kita menyerahkan kekhawatiran dan kegelisahan kita kepada-Nya, Tuhan memberikan ketenangan yang melampaui segala akal.

 

Ketenangan melalui hubungan dengan Allah: Alkitab mengajarkan bahwa hubungan yang intim dengan Allah membawa ketenangan hidup. Ketika seseorang hidup dalam ketaatan dan persekutuan dengan Allah, dia dapat merasakan kedamaian yang datang dari menyadari kehadiran-Nya dalam hidupnya (Yesaya 26:3). Ketika kita mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Tuhan, kita dapat mengalami ketenangan yang melampaui segala keadaan.

 

Ketenangan melalui pengampunan dan damai sejahtera: Alkitab mengajarkan bahwa pengampunan dan damai sejahtera merupakan bagian dari hidup yang tenang. Ketika kita mengampuni orang lain seperti yang Tuhan Yesus lakukan kepada kita, kita akan mengalami kedamaian dalam relasi kita dengan sesama (Kolose 3:13). Damai sejahtera juga diberikan oleh Tuhan sebagai anugerah-Nya bagi mereka yang hidup dalam persekutuan dengan-Nya (Yohanes 14:27).

 

Ketenangan melalui perhatian pada yang abadi: Alkitab mengingatkan kita untuk fokus pada yang abadi dan tidak tergoda oleh kekhawatiran dan kegelisahan dunia ini. Ketika kita mengarahkan pandangan kita kepada surga dan kekekalan yang dijanjikan oleh Tuhan, kita dapat hidup dalam ketenangan dan pengharapan (Kolose 3:2-3). Ketika kita memprioritaskan hubungan kita dengan Allah dan mengutamakan kerajaan-Nya, Dia akan menyediakan segala yang kita butuhkan dan memberikan ketenangan yang tak tergoyahkan (Matius 6:33).

 

Ketenangan melalui Roh Kudus: Alkitab mengajarkan bahwa Roh Kudus adalah penghibur dan pembawa kedamaian. Ketika kita hidup dalam ketaatan terhadap Roh Kudus dan membiarkan-Nya mengendalikan hidup kita, kita akan mengalami buah Roh, antara lain adalah kedamaian (Galatia 5:22-23). Roh Kudus memberikan ketenangan batin yang menguatkan dan mengarahkan kita dalam setiap situasi hidup.

 

Dalam kesimpulannya, Alkitab mengajarkan bahwa ketenangan hidup dapat ditemukan melalui iman kepada Yesus Kristus, hubungan yang intim dengan Allah, pengampunan, fokus pada yang abadi, dan pengaruh Roh Kudus dalam hidup kita. Dalam semua hal ini, kita diingatkan untuk menyerahkan segala kekhawatiran dan kegelisahan kita kepada Tuhan, percaya bahwa Dia adalah sumber ketenangan yang sejati.

 

Tuhan Yesus Memberkati.


YOUTUBE :

- 71_Motivation :  / https://www.youtube.com/channel/UC4DY2JOLAge49JBqadKIDkw?sub_confirmation=1

Rabu, 24 Mei 2023


 

MENDERITA KARENA NAMA YESUS

Renungan Pribadi oleh Elok Kartika Sari

 

Tema penderitaan (Tema yang menggelisahkan) – seolah tidak nyaman untuk dibahas – TETAPI itu adlh kebenaran. Dan saya mengulas renungan ini berdasarkan pengalaman pribadi. Bersyukur Tuhan mengijinkan saya mengalami yang namanya menderita krn nama Yesus. Trm ksh kpd bpk gembala.

Dan semua ayat2 yang akan saya sampaikan dlm renungan ini sebenarnya adalah ayat2 FT yang banyak menolong dan menguatkan saya waktu itu utk melalui semua penderitan itu. (krn sejak kecil saya suka menulis dan mencatat semua hal tentang kebenaran di buku diary/blog pribadi saya)

Sampai hr ini saya bisa mampu berdiri di depan bpk ibu saudara semua.


Utk mengawalinya kita baca :

Kisah para rasul 9:16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."   

( Ini adlh perkataan Allah kpd Ananias pada saat Dia mengutus Ananias/nabi untuk menemui Paulus/Saulus agar bertobat) W A R N I N G  Tuhan Yesus sendiri yang disampaikan kepada Ananias untuk disampaikan lagi kepada Saulus oleh karena saking banyaknya perbuatan jahat Saulus kepada umat Tuhan dan Tuhan akan menjadikannya alat kemuliaan NamaNya. Pesan2 ini sudah banyak disampaikan Tuhan Yesus ketika Dia masih hidup kepada murid-muridNya dan pada saat ini pesan itu juga  diperuntukkan bagi kita semua.


Ada 5 FAKTA dr Alkitab yang saya temukan selama perenungan saya selama ini dan akan saya bagikan kpd B/I/S tapi sebelumnya kita pelajari dulu apa sih sebenarnya penyebab dari penderitaan itu sendiri.

Penyebab Penderitaan: 

a.Kita menderita karena kita hidup di dunia yang terkutuk di mana dosa memerintah hati manusia.

Memang Alkitab menegaskan bahwa ada penderitaan karena dosa, tetapi ada juga penderitaan bukan karena dosa, tapi, "supaya kemuliaan Allah dinyatakan" (Yoh.9:1-3). 

b.Kita menderita karena kebodohan kita sendiri dan Kita menuai apa yang kita tabur

(Galatia 6:7-9).Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. 

Contoh: Kita sengaja membuat menyakiti hati orang atau membuat kesalahan fatal yang mengakibatkan orang lain marah dan membalas kita / mencari gara-gara – kita menanggung penderitaan-Melakukan dengan sengaja penyimpangan2 hal-hal/ dosa yang tidak memuliakan Allah  

c.Kita menderita kadang-kadang karena Allah ingin mendisiplin kita. (Ibrani 12:6): “Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihiNya, dan Ia menyesah orang yang diakuiNya sebagai anak” 

Contoh: Kita sudah tahu kebenaran Allah tapi kita memilih untuk tidak melakukannya. Melawan kehendak Tuhan/tidak menuruti firman Tuhan

Menderita bisa berupa sakit penyakit, kegagalan bisnis, kekecewaan putus dg pasangan, ditinggalkan, frustasi, dsb  

 

d.Kita bisa menderita penganiayaan karena iman yang kita miliki—khususnya bila kita menderita karena kebenaran secara alkitabiah,

(2 Timotius 3:12).Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, 

Contoh: Orang percaya banyak yang mengalami seperti dihujat, intimidasi, dinista, kriminalisasi, diskriminasi, dihambat kariernya, tidak naik pangkat, dikucilkan, dibully, diancam dll Untuk organisasi2 biasanya mengalami penindasan, gereja ditutup, dibakar, persekusi (tindakan sewenang2 warga) umat Tuhan dianiaya dsbsampai saat ini- mskpn tdk secara terang2an  (secara umum penderitaan2 masa kini adalah penderitaan secara mental) 

 

Fakta-Fakta Alkitab Tentang Penderitaan Orang Kristen 

I.Menderita karena nama Yesus : Adalah Ketetapan Allah

Markus 8:34Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nyadan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harusmenyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Filipi 1:29 : Sebab kepada kamu dikaruniakan bukansaja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,    


II. Menderita karena nama Yesus adalah "Perkenaan Allah": Orang percaya/pengikut Kristus tidak akan lepas dari yang namanya penderitaan. Tetapi alkitab menyatakan bahwa mereka2 itu adalah orang-orang yang mendapatkanperkenaan Allah.

Matius 5:11-12 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dandianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telahdianiayanabi-nabi yang sebelum kamu." 

Markus 10:29-30 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. 

 * KESAKSIAN PRIBADI *


III.Menderita karena nama Yesus adalah sebuah "Ketaatan Kita Kepada Allah": 

Penderitaan dan Keselamatan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan/saling berkaitan karena Yesus harus mati di kayu salib karenaDIA taat kepada Bapa yg mengutusNya supaya manusia diselamatkan dr hukuman maut. 

Lukas 9:22-23 Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepaladan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.


IV.Allah mengirimkan roh kudus sebagai penolong + pemimpin+ menyertai kita dlm menghadapi segala keadaan dan membawa kita kpd kebenaran Allah.

Yoh 14:16  Akuakan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yanglain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidakdapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Roh kudus itu akan memberikan kekuatan dan keberanianuntuk menghadapi segala tantangan iman dan juga untuk kita yang berkomitmenmemberitakan injil dan memenangkan jiwa bagi Kristus   


V.Tujuan Allah: Allah rindu bahwa kita anak2Nya bisa menjadi pribadi2 yang kudus, kuat/tangguh dalam iman dan hidup berkemenangan.

 1 Petrus 1: 6-7 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnianimanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.  

Hidup Berkemenangan:

Menang atas rasa takut, khawatir, bimbang dan ragu

Menang atas rasa malas, jengkel, marah, kepahitan, sakit hati dsb

Menang atas ego kita sendiri, kesombongan, keangkuhan, kekerasan hati dsb

Menang atas dosa, hal2 yang menyimpang dr kebenaran Allah Dll


V.Allah menyediakan mahkota bagi mereka yang bertahan sampai kesudahan.

Yakobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. 


Stlh mngetahui Fakta2 tsbt maka pd akhirnya saya tidak lagi menyalahkan diri sendiri, keadaan maupun Tuhan. Karena kebenaran itu telah memerdekakan saya .

Yohanes 8:31-32 

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Kudan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

 

Mari tetap bersyukur dan selalu memuliakan Allah krn dg penderitaan2 karena nama Yesus itulah kita termasuk golongan orang2 yang DIKENAN Allah dan Allah akan memberikan kemenangan/reward atas semua yang harus kita jalani untuk kemuliaanNya. Yaitu layak mendapatkan mahkota2 yang sudah dijanjikanNya plus hidup kekal selama-lamanya. Amen 

Tuhan Yesus Memberkati


Elok Kartika Sari 




 

PENDERITAAN KARENA NAMA YESUS

 

Tema penderitaan (Tema yang menggelisahkan) – seolah tidak nyaman untuk dibahas – Tetapi ini adalah kebenaran. Dan saya mengulas renungan ini berdasarkan pengalaman pribadi.


Kisah para rasul 9:16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku." 

 

( Ini adalah perkataan Allah (Yesus) kepada Ananias pada saat Dia mengutus Ananias/nabi untuk menemui Paulus/Saulus agar bertobat) 

 

1.Perkenaan Allah: Alkitab mengatakan bahwa dlm kerajaan Allah, menderita karena nama Yesus menjadi pertanda PERKENAAN ALLAH.

Mat 5:10 :Yesus menyatakan kepada para pengikut-Nya,“Diberkatilah mereka yang dianiaya demi kebenaran, sebab mereka yang memiliki Kerajaan Surga” 

 

Pertanyaan:

Mengapa Tuhan mengizinkan kita menderita?

Penderitaan tidak pernah menyenangkan, tetapi Tuhan mengijinkannya

Ibrani 12:10 "supaya kita beroleh bagian dlam kekudusan-Nya"

Ia ingin agar kita melepaskan hal-hal yang kita kejar dan bergantung pada apa yang jauh lebih penting dalam hidup ini – yaitu diri-Nya (Tuhan)

 

Sekilas ajaran dan pandangan umum  tentang kekristenan yang berlaku di sekitar kita seringkali tidak sesuai dg alkitab/menyesatkan.

Bhw menjadi kristen itu enak, banyak berkat, makmur, sukses, berkelimpahan, yang jomblo cepat pasangan dll. Tapi kadang kenyataan berkata lain. Menjadi Kristen ternyata lebih banyak susahnya, lebih banyak menderita. (Membuat org kristen baru  yg tidak siap/tidak matang rohaninya menjadi kecewa dan meninggalkan Tuhan)

Semua itu memang tidaklah salah akan tetapi hal itu perlu diluruskan bahwa hal itu memang pasti terjadi melainkan org kristen harus mengalami perubahan terlebih dahulu yaitu melalui proses pembentukan karakter iman yang benar (lahir baru)

Yang hanya bisa terjadi kalau orang tersebut mau dibentuk oleh pengenalan akan Tuhan dan kebenaran oleh roh kudus yang terus menerus bekerja pada diri org kristen tersebut.  Dan bila Tuhan berkenan, orang tersebut juga akan mengalami melalui/mngambil bagian dlm penderitaan Kristus.

 

Kadang memang banyak juga org2 yang tidak harus mengalami penderitaan sesuai yang dikatakan alkitab. Tetapi sekali lagi semua itu kembali lagi kepada kehendak Allah dan PerkenaanNya saja.

Karena kita ini dipilih oleh Tuhan dan Tuhan sendiri yang menentukan bagian kita apakah kita memang harus mengalami itu atau tidak.

Pada dasarnya semua pengikut Kristus pasti akan merasakan yang namanya penderitaan walaupun itu kecil porsinya.

 

 

Penyebab Penderitaan:

(1) Kita menderita karena kita hidup di dunia yang terkutuk dimana dosa memerintah hati manusia.

 

(2) Kita menderita karena kebodohan kita sendiri. Kita menuai apa yang kita tabur (Galatia 6:7-9).

Contoh: Kita sengaja membuat menyakiti hati orang atau membuat kesalahan fatal yang mengakibatkan orang lain marah dan membalas kita / mencari gara-gara – kita menanggung penderitaan

 

(3) Kita menderita kadang-kadang karena Allah mendisiplin kita. “Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihiNya, dan Ia menyesah orang yang diakuiNya sebagai anak” (Ibrani 12:6).

Contoh: Kita tahu kebenaran Allah tapi tidak melakukannya. Menderita bisa berupa sakit penyakit, kegagalan bisnis, kekecewaan, ditinggalkan, dsb

 

(4) Kita bisa menderita penganiayaan karena iman yang kita miliki—khususnya bila kita menderita karena membela kebenaran alkitabiah, yakni menderita akibat kebenaran (2 Timotius 3:12).

Contoh: Orang percaya banyak yang mengalami seperti dihujat, dinista, kriminalisasi, diskriminasi, dihambat kariernya, tidak naik pangkat, dikucilkan, dibully, diancam dll

 

Untuk organisasi2 biasanya mengalami penindasan, gereja ditutup, dibakar, persekusi (tindakan sewenang2 warga) umat Tuhan dianiaya dsb

sampai saat ini- mskpn tdk secara terang2an  (secara umum penderitaan2 masa kini adalah penderitaan secara mental) 

 

Markus 8:34

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

 

Filipi 1:29 : Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia, 

 

K E S A K S I A N = Lahir sbg kristen.  -aman2 saja sampai remaja-  -menikah dg non kristen-diskriminasi-mental spiritual-materi-  -dlm lembah kekelaman-   -bertemu Tuhan secara pribadi-  -hidup berkemenangan setiaphari. Prinsipnya, penderitaan dan keselamatan adalah dua hal yang saling berkaitan.Tuhan Yesus harus rela menderita di kayu salib supaya kita bisa diselamatkan dari hukuman maut.  

 

Apa yang dibuat Tuhan?

-Allah mengirimkan roh kudus sebagai penolong + pemimpin+ menyertai kita dlm menghadapi segala keadaan dan membawa kita kpd kebenaran Allah. 

 

Yoh 14:16  Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihatDia dan tidak mengenal Dia. 

 

-Roh kudus itu akan memberikan kekuatan dan keberanian untuk menghadapi segala tantangan iman dan juga untuk kita yang berkomitmen memberitakan injil dan memenangkan jiwa bagi Kristus 

 

3.Tujuan/ Goal:

Tuhan tdk pernah membuat segala hal tanpa alasan.- Menyediakan mahkota (7 mahkota )*Pada akhirnya, Tuhan rindu bahwa kita anak2Nya bisa menjadi pribadi2 yang kudus, kuat dalam iman dan berkemenangan.

SYARATNYA: ROH KUDUS -Roh kudus sangat berperan penting dlm kehidupan orgpercaya-Tanpa RK kita tidak bisa berbuat apa-apa. 

 

Berkemenangan: Menang atas rasa takut, khawatir, bimbang dan ragu

Menang atas rasa malas, jengkel, marah, kepahitan, sakit hati dsb

Menang atas ego kita sendiri, kesombongan, keangkuhan, kekerasan hati dsb

Menang atas dosa, hal2 yang menyimpang dr kebenaran Allah Dll 

 

Jadi apabila kita sedang diperhadapkan dg kondisi untuk menderitadan mengalami sengsara karena kekristenan kita, tak usah malu tetapi haruslahkita memuliakan Allah dalam nama Kristus. Yesus Kristus telah lebih dulumeneguk anggur dari cawan penderitaan dan telah mengalami kemenangan dari kuasa maut.

 

4.Janji Tuhan Yesus: (Reward)

 

Matius 5:11-12

Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dandianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita danbergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiayanabi-nabi yang sebelum kamu."

 

Markus 10:29-30

Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. 

 

Mahkota yang akan kita terima

Yakobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa  yang mengasihi Dia.

 

Kesimpulan

-Penderitaan karena nama Yesus : Sebuah komitmen dan KETAATAN kepada Tuhan

-Penderitaan dan Keselamatan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan/saling berkaitan karena

Yesus mati di kayu salib karena DIA taat kepada Bapa yg mengutusNya supaya manusia diselamatkan dr hukuman maut.

-Orang percaya/pengikut Kristus tidak akan lepas dari yang namanya penderitaan. Dan mereka adalah orang2 yang mendapatkan perkenaan Allah.

-Allah menyediakan Roh kudus untuk menjadi penolong dan pemimpin hidup orang2 percaya.

-Dan menyediakan mahkota bagi mereka yang bertahan sampai kesudahan.

 

Berkat2: Hasil dari komitmen dan ketaatan.

 

Ketaatan : Tuhan Yesus bisa saja membatalkan penyaliban diriNya krn Dia punya kuasa tapi tidak dilakukanNYa --- Saya jg bisa saja menolak utk menderita dlm perkawinan saya. Tp sy memilih utk TAAT

 

Mari tetap bersyukur dan memuliakan Allah krn dg penderitaan2 karena nama Yesus itulah kita termasuk golongan orang2 yang dikenan Allah dan Allah akan memberikan kemenangan/reward atas semua yang harus kita jalani untuk kemuliaanNya. Yaitu layak mendapatkan mahkota2 yang sudah dijanjikanNya plus hidup kekal selama-lamanya. Amen

Jika ada yang ENTENG kenapa memilih yang BERAT Bagaimana cara kita supaya bisa berada dalam situasi hidup yang tidak memiliki beban berat? J...